fbpx

Inspirasi Dekorasi Pernikahan Magelang Dengan Tema Classic Romance

dekorasi pernikahan Jogja

Inspirasi dekorasi pernikahan Magelang saat ini berkembang pesat, bahkan masuk tahun 2021 ada banyak tema mulai dikembangkan. Salah satunya adalah Classic Romance diadaptasi dari tampilan klasik dan sederhana tetapi lebih modern dari segi tata panggung dan aksesori yang digunakan.

dekorasi pernikahan Jogja

Gaya klasik merupakan perpaduan unsur alam yaitu berbagai bahan terbuat dari kayu. Untuk penataan cahaya disesuaikan dengan kebutuhan tetapi, biasanya lebih berwarna dan terkesan menyatu dengan hiasan bunga-bunga.  Dari kejauhan desain klasik modern seperti ini tidak membosankan dan cenderung alami

Hiasan Bunga

Dekorasi pernikahan Magelang bisa menghadirkan sebuah panggung yang mewah dan megah asalkan paham menempatkan berbagai aksesori dengan benar. Salah satu bahan yang mudah digunakan adalah hiasan bunga. Kreasi ini sangat banyak digunakan karena mudah merangkainya. Bahkan, warna apa pun bisa terlihat cantik.

Sebagai contoh dengan dasar putih, menggunakan kursi mempelai warna krem atau merah menyala. Kemudian, di depan sebagai hiasan bisa ditambahkan rerumputan hijau agar terkesan lebih alami. Untuk mempercantik suasana, bisa ditambahkan ke berbagai sisi seperti belakang kursi, atau dimanfaatkan untuk sekat.

Dekorasi pernikahan Magelang ini juga bisa Anda gunakan berbagai ukiran sederhana ditambahkan dengan melati. Bunga ini tidak hanya digunakan sebagai ornamen saja melainkan, pengharum alami yang membuat suasana pernikahan semakin sakral. Bila ingin tambah romantis gunakan unsur merah muda.

Hiasan bunga ini membuat tamu Anda tidak bosan. Hasil dalam foto juga terkesan lebih hidup. Selain melati, ada berbagai rekomendasi lain yang bisa digunakan seperti, Seruni atau krisan, bakung, atau Anggrek. Ketiganya bisa digunakan atau dipadukan jadi satu, hanya penempatannya saja harus tepat.

Warna Kalem

Dekorasi pernikahan Magelang semakin mendukung classic romance dengan warna kalem. Cederung ke tua, tetapi bukan gelap. Jatuhnya, tidak jauh dari vintage. Tetapi, lebih sederhana tidak terkesan kuno. Hanya kursi, lampu gantung, dan latar belakang tidak perlu aneh-aneh cukup dasar putih saja.

Tidak ada hiasan sama sekali, kecuali bunga yang dihias sebagai penyekat antara mempelai dengan tamu. Bisa menggunakan sofa yang empuk dengan bantal empuk. Kesan gelap ini tampak terlihat sakral. Lebih menarik lagi ditambah lampu gantung, jangan terlalu terang cukup temaram saja.

Classic Romance Adat

Dekorasi pernikahan Magelang dengan tema classic romance juga bisa dipadukan dengan konsep adat. Mulai dari Jawa, Minang atau menggunakan ukiran Gadang Koto. Dalam dekorasi adat, warna emas bisa dijadikan pilihan, apalagi untuk tema indoor akan terlihat lebih elegan.

Dalam hiasannya, bisa juga menggunakan ukiran khas dari berbagai daerah. Sebagai contoh adat Minang yang cukup minimalis dengan segitiga dan mirip dengan rumah gadang. Bila menggunakan ukiran Jawa, memang lebih tampak rumit. Tetapi, pola yang digunakan sebenarnya sederhana, hanya bulatan yang dijadikan satu kesatuan.

Ukiran Geometris

Dekorasi pernikahan Magelang selain menggunakan ukiran adat, Anda juga bisa mencoba menggunakan geometris. Hiasan ini bisa dijumpai di berbagai momen bahkan, untuk rumah minimalis juga menggunakannya. Dalam pembuatannya memang sederhana dengan pola yang terinspirasi oleh huruf.

Sebagai contoh, pola swastika menggunakan huruf Z. Ukiran ini bisa Anda gunakan untuk outdoor bisa juga menggunakan hiasan kawung. Dalam adat Sunda, kawung ini menyerupai buah aren yang dipotong hingga empat biji. Bila Anda padukan dengan berbagai hiasan bunga terkesan meriah namun tetap sederhana.

Dekorasi pernikahan Magelang menggunakan ukiran geometris ini pun bisa dengan inspirasi flora atau fauna. Bahkan, bisa sebagai pengganti untuk berbagai hiasan bunga. Biasanya, ukiran ini menggunakan bahan dasar kayu, sehingga tampak selaras dengan konsep utama dari classic romance.

Lampu Gantung

Inspirasi terakhir dalam classic romance adalah menggunakan lampu gantung. Ornamen ini bisa juga diaplikasikan saat menikah di gereja. Kesannya lebih sakral dengan perpaduan warna-warna kalem seperti putih atau abu-abu. Lampu gantungnya sendiri bisa berbagai bentuk yaitu panjang, bulat, atau seperti bunga matahari.

Bila ingin lebih sederhana dan pas dengan ornamen lain, coba gunakan dengan bahan kertas. Kesannya lebih lembut, tidak terlalu terang  tetapi, perpaduannya bisa terlihat menyatu. Apalagi, kalau di foto jatuhnya akan lebih menarik dan terkesan hidup. Dari segi bahan juga mudah dicari.

Menggunakan lampu gantung juga bisa menumbuhkan suasana. Tergantung, dari sudut mana sesuai dengan dekorasinya. Apakah mengarah ke sakral, lebih romantis, atau mewah. Agar penggunaannya lebih efektif, jangan terlalu tinggi. Biasanya dalam paket sedikit yang menggunakan opsi ini, tetapi tidak ada salahnya dicoba.

Inspirasi dekorasi pernikahan Magelang ini bisa Anda jadikan sebagai referensi saat pernikahan nanti. Penggunaan ornamen yang sederhana, dipadukan dengan berbagai hiasan lampu sederhana membuat panggung tampak lebih elegan. Selain itu, tamu Anda juga tidak akan pernah bosan dan kagum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *